Analisis pengaruh asset growth, return on assets, dan debt to equity ratio terhadap dividend payout ratio pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia/ Rika Monalisa Tamsil/ 27160263/ Pembimbing: Martha Ayerza Esra

Tamsil, Rika Monalisa (2020) Analisis pengaruh asset growth, return on assets, dan debt to equity ratio terhadap dividend payout ratio pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia/ Rika Monalisa Tamsil/ 27160263/ Pembimbing: Martha Ayerza Esra. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.

[img] Text (Halaman Judul)
COVER.pdf - Accepted Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (353kB)
[img] Text (Bab 2 Kajian Pustaka)
BAB II.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (587kB)
[img] Text (Bab 3 Metode Penelitian)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (379kB)
[img] Text (Bab 4 Hasil Analisis dan Pembahasan)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (493kB)
[img] Text (Bab 5 Kesimpulan dan Saran)
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (9kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Accepted Version

Download (302kB)
[img] Text (Lampiran)
lampiran.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (516kB)
[img] Text (Surat Pernyataan)
surat originalitas.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Berbagai penelitian telah dilakukan mengenai pengaruh asset growth, return on assets, dan debt to equity ratio terhadap dividend payout ratio. Namun, hasilnya masih belum konsisten. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh asset growth, return on assets, dan debt to equity ratio terhadap dividend payout ratio pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Teori yang mendasari penelitian ini adalah dividend residual theory, life cycle theory, dan transaction cost theory. Menurut dividend residual theory, perusahaan akan membayar dividen jika tidak memiliki investasi yang menguntungkan. Kemudian menurut life cycle theory, perusahaan pada tahap pertumbuhan yang tinggi akan membutuhkan dana internal untuk mendanai pertumbuhan investasinya. Dan menurut transaction cost theory, salah satu faktor dividen tinggi adalah rendahnya biaya transaksi dan biaya-biaya lainnya. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2016-2018. Teknik pengambilan sampel adalah teknik nonprobability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Atas dasar tersebut, jumlah unit sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 41 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan model regresi linier berganda. Maka, pengolahan data menggunakan software IBM SPSS Statistics Versi 20. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa asset growth berpengaruh negatif dan signifikan terhadap dividend payout ratio, return on assets berpengaruh positif dan signifikan terhadap dividend payout ratio, dan debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap dividend payout ratio. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa hasil pengujian sesuai dengan teori yang telah ada, namun belum cukup bukti untuk membuktikan bahwa debt to equity ratio berpengaruh terhadap dividend payout ratio. Hal tersebut bisa disebabkan oleh kondisi debt to equity ratio yang naik turun pada tahun penelitian.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Investasi; Saham; Asset Growth; return on assets; debt to equity ratio
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Depositing User: Utin Sharief Gala
Date Deposited: 18 Mar 2020 09:22
Last Modified: 31 Mar 2020 03:28
URI: http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/23

Actions (login required)

View Item View Item