Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Wajib Pajak Mengenai Penggelapan Pajak (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan di Kota Harapan Indah, Bekasi) / Hansen Nehemia Effendi / 36170482 / Pembimbing : Amelia Sandra

Effendi, Hansen Nehemia (2021) Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Wajib Pajak Mengenai Penggelapan Pajak (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan di Kota Harapan Indah, Bekasi) / Hansen Nehemia Effendi / 36170482 / Pembimbing : Amelia Sandra. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
awal.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
bab 1.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB II KAJIAN PUSTAKA)
bab 2.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB III METODE PENELITIAN)
bab 3.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN)
bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V SIMPULAN DAN SARAN)
bab 5.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (PERNYATAAN ORIGINALITAS)
lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (RESUME)
resume.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Penggelapan pajak masih sering terjadi terutama ditujukan kepada wajib pajak usahawan. Mereka beranggapan membbayar pajak dapat mengurangi pendapatan usaha mereka. Penggelapan pajak merupakan usaha meringankan beban pajak dengan cara melanggar undang-undang penggelapan pajak sehingga target penerimaan kas Negara mungkin juga berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor (Pengetahuan Perpajakan, Keadilan Pajak dan Sanksi Perpajakan) yang memengaruhi persepsi wajib pajak mengenai penggelapan pajak. Studi kasus Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan di Kota Harapan Indah, Bekasi. Penelitian ini dibuat berdasarkan beberapa teori yaitu teori persepsi, teori atribusi dan teori penggelapan pajak. Teori persepsi menjelaskan bahwa persepsi merupakan salah satu aspek penting yang menentukan bagaimana manusia merespon kehadiran berbagai aspek dan gejala disekitarnya. Teori atribusi menjelaskan mengenai proses bagaimana kita menentukan penyebab dan motif tentang perilaku seseorang. Teori penggelapan pajak menjelaskan mengenai tindakan wajib pajak meringankkan beban pajak dengan cara melanggar undang-undang. Objek Penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan yang berada di Kota Harapan Indah, Bekasi. Data penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, dengan uji asumsi klasik, uji t dan juga uji F. Hasil penelitian menunjukkan variabel pengetahuan perpajakan dengan nilai sig 0,0065 memiliki pengaruh negatif terhadap penggelapan pajak. Variabel keadilan pajak dengan nilai sig 0.3095 tidak memiliki pengaruh negatif terhadap penggelapan pajak. Variabel sanksi perpajakan dengan nilai sig 0.018 memiliki pengaruh positif terhadap penggelapan pajak. Kesimpulannya terdapat cukup bukti bahwa Pengetahuan Perpajakan dan Sanksi Perpajakan berpengaruh terhadap penggelapan pajak, dan tidak terdapat cukup bukti bahwa Keadilan Pajak berpengaruh terhadap penggelapan pajak.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan Perpajakan; Keadilan Pajak; Sanksi Perpajakan; Penggelapan Pajak; Wajib pajak usahawan
Subjects: H Social Sciences > HH Accounting (General) > Cost Accounting
H Social Sciences > HH Accounting (General) > Accounting
H Social Sciences > HH Accounting (General) > Proffesional Accounting
H Social Sciences > HH Accounting (General) > Tax Accounting
Depositing User: bambang bonk jatmiko
Date Deposited: 01 Aug 2022 03:21
Last Modified: 01 Aug 2022 03:21
URI: http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/3179

Actions (login required)

View Item View Item