Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Wajib Pajak atas Penggelapan Pajak / Gracia Emmanuella Valentina / 31140063 / Pembimbing: Amelia Sandra

Valentina, Gracia Emmanuella (2018) Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Wajib Pajak atas Penggelapan Pajak / Gracia Emmanuella Valentina / 31140063 / Pembimbing: Amelia Sandra. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.

[img] Text (Halaman Judul)
31140063 - awal.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
31140063 - bab 1.pdf - Published Version

Download (763kB)
[img] Text (Bab 2 Kajian Pustaka)
31140063 - bab 2.pdf - Published Version

Download (752kB)
[img] Text (Bab 3 Metode Penelitian)
31140063 - bab 3.pdf - Published Version

Download (744kB)
[img] Text (Bab 4 Hasil Analisis dan Pembahasan)
31140063 - bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (844kB)
[img] Text (Bab 5 Kesimpulan dan Saran)
31140063 - bab 5.pdf - Published Version

Download (526kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
31140063 - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (648kB)
[img] Text (Lampiran)
31140063 - lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Pernyataan Originalitas)
31140063 - orisin.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (793kB)
[img] Text (Resume)
31140063 - RESUME.pdf - Published Version

Download (838kB)

Abstract

Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan dan belanja negara yang utama bagi bangsa Indonesia karena hampir 85% sumber pendapatan dan belanja negara berasal dari sektor pajak. Setiap tahunnya, Pemerintah Indonesia selalu berusaha untuk meningkatkan jumlah penerimaan pajak. Namun, yang terjadi adalah masih ada sebagian Wajib Pajak yang berusaha untuk mengurangi jumlah pajak yang terutang. Dalam rangka mengurangi jumlah pajak yang terutang, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan melakukan tindakan penggelapan pajak. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi penggelapan pajak, diantaranya adalah keadilan, Self Assessment System, dan pelayanan aparat pajak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah keadilan, Self Assessment System, dan pelayanan aparat pajak berpengaruh terhadap penggelapan pajak. Penggelapan pajak adalah suatu usaha meringankan beban pajak dengan cara melanggar Undang-Undang yang ada. Sebenarnya, masih ada cara lain yang dapat dilakukan oleh para Wajib Pajak agar dapat mengurangi besarnya pajak yang terutang, yaitu dengan cara melakukan penghindaran pajak. Namun, sulitnya penerapan Tax Avoidance membuat para Wajib Pajak lebih memilih untuk melakukan penggelapan pajak. Penggelapan pajak tentu saja dapat menimbulkan beberapa kerugian, misalnya dalam bidang keuangan, ekonomi, dan psikologi. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitan formal, karena penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis dan menjawab semua pertanyaan yang dikemukakan. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan studi deskriptif, yaitu bentuk penelitian yang bersifat mengumpulkan data, menguraikan secara menyeluruh dan mendalam untuk persoalan yang dianalisis. Oleh karena itu, data yang diperoleh berasal dari kuesioner yang diisi oleh 100 Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan dalam bidang usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di wilayah Kelapa Gading. Kemudian, data yang diperoleh akan diuji menggunakan program IBM SPSS Statistics 20 dengan berbagai macam pengujian, mulai dari uji reliabilitas, uji validitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis model regresi linier berganda. Setelah dilakukan pengujian, diketahui bahwa variabilitas penggelapan pajak yang dapat dijelaskan oleh keadilan, Self Assessment System, dan pelayanan aparat pajak hanya sebesar 17,6%. Hasil penelitian lain yang diperoleh dari uji Fisher adalah bahwa keadilan, Self Assessment System, dan pelayanan aparat pajak secara simultan mempengaruhi penggelapan pajak. Selain itu, hasil penelitian dari uji statistik t menyatakan jika keadilan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,003(<0,05), Self Assessment System memiliki nilai signifikansi 0,737(>0,05), dan pelayanan aparat pajak dengan nilai signifikansi 0,001(<0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka kesimpulan yang yang ditarik oleh peneliti adalah keadilan dan pelayanan aparat pajak berpengaruh terhadap persepsi Wajib Pajak atas penggelapan pajak. Sedangkan, Self Assessment System tidak berpengaruh terhadap persepsi Wajib Pajak atas penggelapan pajak. Kata Kunci: Keadilan, Self Assessment System, Pelayanan Aparat Pajak, dan Penggelapan Pajak

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Pajak dan Perpajakan; Pajak Penghasilan; Sanksi Pajak
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HH Accounting (General) > Accounting
H Social Sciences > HG Finance
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Depositing User: bambang bonk jatmiko
Date Deposited: 01 Feb 2021 01:45
Last Modified: 01 Feb 2021 01:45
URI: http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/1214

Actions (login required)

View Item View Item