Analisis Pengetahuan dan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan dan Non Usahawan terhadap Pelaksanaan Self Assessment System / Feliciana Kosasih / 39100108 / Pembimbing: Amelia Sandra

Kosasih, Feliciana (2014) Analisis Pengetahuan dan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan dan Non Usahawan terhadap Pelaksanaan Self Assessment System / Feliciana Kosasih / 39100108 / Pembimbing: Amelia Sandra. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.

[img] Text
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab I PENDAHULUAN.pdf

Download (916kB)
[img] Text
BAB II KAJIAN PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III METODE PENELITIAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN (CLOSED).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V SIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (856kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (894kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)
[img] Text
PERNYATAAN ORIGINALITAS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (696kB)
[img] Text
RESUME.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang berasal dari rakyat negara itu sendiri. Tingkat kepatuhan masyarakat pada kewajiban perpajakannya menunjukkan seberapa besar tingkat kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam negara tersebut. Dengan berubahnya sistem perpajakan dari official assessment system menjadi self assesstment system sejak awal reformasi mengharuskan seluruh Wajib Pajak di Indonesia bertanggung jawab pada kewajiban perpajakannya masing-masing. Self Assessment System merupakan metode yang memberikan tanggung jawab kepada Wajib Pajak untuk menghitung, membayar, dan melaporkan sendiri besarnya pajak yang harus dibayar. Wajib Pajak Orang Pribadi terdiri dari Wajib Pajak usahawan dan Wajib Pajak non usahawan. Seorang usahawan adalah mereka yang terjun di dunia usaha baik dengan menjalankan atau menciptakan sebuah bisnis baru dengan mengambil risiko demi mencapai keuntungan. Sebaliknya non usahawan atau dapat diartikan sebagai karyawan adalah orang yg bekerja pada suatu lembaga dengan mendapat gaji (upah). Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan studi formal yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada batasan masalah. Dengan desain deskriptif, yang bersifat suatu paparan untuk mendeskripsikan hal-hal yang ditanyakan dalam penelitian. Data dan informasi diperoleh dari hasil kuesioner yang diisi oleh para responden, yaitu 75 orang usahawan dan 75 orang non usahawan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengetahuan Wajib Pajak Orang Pribadi mengenai pajak, kepatuhan dalam membayar pajak, kepatuhan dalam melaporkan SPT. Setelah dilakukan uji beda dengan metode Mann-Whitney, pada variabel pengetahuan Wajib Pajak mengenai pajak, menghasilkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0.717. Untuk variabel kepatuhan dalam membayar pajak, menghasilkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0.000. Sedangkan untuk variabel kepatuhan dalam melaporkan SPT, menghasilkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0.002. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian adalah tidak terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara Wajib Pajak usahawan dan non usahawan. Namun untuk variabel kepatuhan Wajib Pajak dalam membayar pajak dan melaporkan SPT, terdapat perbedaan antara usahawan dan non usahawan. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi non usahawan lebih tinggi dibandingkan usahawan untuk wilayah Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Pajak dan Perpajakan; Pajak Penghasilan
Subjects: H Social Sciences > HH Accounting (General) > Tax Accounting
H Social Sciences > HG Finance > Taxation
Depositing User: mahmud moed mahmud
Date Deposited: 04 Mar 2022 04:21
Last Modified: 04 Mar 2022 04:21
URI: http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/2872

Actions (login required)

View Item View Item