Verren Ivandra, Verren Ivandra (2024) Praktik Usaha Skala Kecil Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Jamblang dan Pasar Nangka Pasca Penerapan Peraturan Larangan Impor Pakaian Bekasi Dari Kementerian Perdagangan / Verren Ivandra / 72200248 / Pembimbing: Rizqy Aziz Basuki. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf - Published Version Download (863kB) |
|
|
Text
BaB I - PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (651kB) |
|
|
Text
BAB II - KAJIAN PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III - METODE PENELITIAN.pdf - Published Version Download (601kB) |
|
|
Text
BAB IV - HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (852kB) |
|
|
Text
BAB V - KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version Download (561kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (615kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
ORIGINALITAS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (432kB) |
|
|
Text
RESUME.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (630kB) |
|
|
Text
PERSETUJUAN RESUME.pdf - Published Version Download (499kB) |
Abstract
Pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar terhadap pelaku UMKM bidang pakaian, salah satu upaya yang diimplementasikan adalah kebijakan larangan impor pakaian bekas yang tertuang dalam Permendag Nomor 40 Tahun 2022. Pada tahun 2022 sendiri, Indonesia melakukan impor 26.22 ton pakaian bekas. Tentunya larangan tersebut memberikan pengaruh terhadap para pedagang kecil pakaian bekas impor. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana kinerja dari praktik usaha kecil para pedagang pakaian bekas impor setelah pemberlakuan larangan impor pakaian bekas. Aktivitas membeli dan menjual pakaian bekas yang biasa disebut juga sebagai thrifting bukan merupakan hal yang baru di Indonesia maupun di banyak negara lain. Konsep thrifting telah ada sejak abad ke-19. Di Indonesia, kegiatan thrifting menjadi populer terlihat dari banyaknya toko online yang menjual pakaian bekas dan partisipasi dari selebritis sertainfluencer dalam kegiatan thrifting.obyek penelitian yang digunakan adalah Pasar Jamblang dan Pasar Nangka. Dua pedagang kecil pakaian bekas impor berperan sebagai subjek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan di olah dan di analisis menggunakan NVIVO 12. NVIVO 12 digunakan sebagai alat untuk membantu proses implementasi model analisis Miles dan Huberman. Penelitian menunjukkan bahwa implementasi larangan impor pakaian bekas tidak mempunyai dampak yang signifikan terhadap kinerja praktik bisnis pedagang kecil pakaian bekas. Dampak dari adanya larangan hanya dirasakan pada saat diawal larangan impor di implementasikan. Kinerja dari praktik bisnis pedagang kecil pakaian bekas diukur dengan menggunakan lima kriteria, yaitu tingkat penjualan, laba (pendapatan bersih), alur distribusi, lalu lintas pengunjung, dan dampak-dampak lain. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat penjualan tidak terpengaruh secara signifikan oleh adanya larangan impor. Alur distribusi mengalami gangguan hanya pada saat awal-awal pemberlakuan larangan, di waktu lainnya gangguan biasanyamuncul ketika mendekati hari�hari besar tertentu. Laba yang diperoleh sempat menurun di awal pemberlakuan larangan. Lalu lintas pengunjung stabil dan di dominasi oleh kelompok masyarakat ibu-ibu. Dampak lain yang ditemukan dalam penelitian ini adalah adanya manfaat yang di rasakan oleh pedagang dan konsumen. Dari segi pedagang, penjualan pakaian bekas impor dianggap lebih menguntungkan daripada penjualan barang lain. Dari sisi konsumen, salah satu pedagang mengatakan bahwa adanya pakaian bekas impor memberikan akses bagi kelompok masyarakat dengan ekonomi kelas menengah kebawah kesempatan untuk mendapatkan pakaian dengan kualitas baik dengan harga yang terjangkau. Kata Kunci: Larangan Impor, Pakaian Bekas Impor, Thrifting, Tingkat Penjualan, Laba, Alur Distribusi, Lalu Lintas Pengunjung, Dampak Lain.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Larangan Impor, Pakaian Bekas Impor, Thrifting, Tingkat Penjualan, Laba, Alur Distribusi, Lalu Lintas Pengunjung, Dampak Lain. |
| Subjects: | H Social Sciences > HI Business H Social Sciences > HI Business > Business – Communication H Social Sciences > HI Business > Business Research H Social Sciences > HI Business > Business - Success H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Depositing User: | Rijal Zaenal Abidin |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 08:19 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 08:19 |
| URI: | http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/5675 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
