Studi Fenomenologi Mahasiswa Putus Kuliah Di Kampus Bisnis : Perspektif Komunikasi Antar Budaya / Gabriella Maria Mumuh / 63090458 / Pembimbing : Imam Nuraryo

Mumuh, Gabriella Maria (2015) Studi Fenomenologi Mahasiswa Putus Kuliah Di Kampus Bisnis : Perspektif Komunikasi Antar Budaya / Gabriella Maria Mumuh / 63090458 / Pembimbing : Imam Nuraryo. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
awal.pdf - Published Version

Download (659kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
bab 1.pdf - Published Version

Download (655kB)
[img] Text (BAB II KAJIAN PUSTAKA)
bab 2.pdf - Published Version

Download (875kB)
[img] Text (BAB III METODE PENELITIAN)
bab 3.pdf - Published Version

Download (655kB)
[img] Text (BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN)
bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (843kB)
[img] Text (BAB V SIMPULAN DAN SARAN)
bab 5.pdf - Published Version

Download (534kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (529kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN 1.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (PERNYATAAN ORIGINALITAS)
original.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (545kB)
[img] Text (RESUME)
resume.pdf - Published Version

Download (750kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami makna dari kegagalan yang dialami oleh tiga orang mahasiswa non aktif di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Fenomenologi dari Alfred Schutz dan Cross-Cultural Adaptation Model dari Young Yun Kim. Pertanyaan – pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses adaptasi yang mereka jalani pada semester awal, bagaimana gegar budaya yang mereka alami dan faktor apa saja yang mendorong mereka untuk berhenti kuliah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan wawancara. Informan pada penelitian ini adalah tiga mahasiswa putus kuliah dari Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing – masing informan memiliki pemaknaan yang berbeda di dalam menyikapi kegagalan studi mereka di perguruan tinggi. Mereka bertiga mengaku tidak memiliki penyesalan ketika memutuskan untuk tidak melanjutkan studi mereka di perguruan tinggi bisnis. Adapun dasar alasan mereka tidak meneruskan studi cukup masuk akal dan rasional. Begitupula dengan orang tua mereka masing-masing juga sudah mengetahui keputusan mereka untuk tidak meneruskan studi walaupun pada awalnya sempat mendapatkan tantangan. Faktor kegagalan dalam beradaptasi dan gegar budaya bukanlah hal yang paling utama yang menjadi penyebab mereka untuk tidak melanjutkan studi. Meskipun demikian, hambatan antar budaya seperti adaptasi akademik dan culture shock juga memberikan kontribusi pertimbangan untuk berhenti dari studi. Singkatnya,hal-hal yang menjadi pertimbangan para informan untuk berhenti dari studinya di kampus bisnis ditinjau dari perspektif antar budaya adalah masalah kenyaman dalam pergaulan, perasaan kecewa dengan nilai hasil mata kuliah yang tak kunjung membaik, dan permasalahan pribadi misalnya masalah pekerjaan dan meneruskan usaha orang tua.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Mahasiswa Putus Kuliah; Komunikasi Antar Budaya; Fenomenologi; makna dari kegagalan; teori Fenomenologi; Alfred Schutz; Cross-Cultural Adaptation Model; Young Yun Kim
Subjects: H Social Sciences > HE Communications Science > Marketing Communication
H Social Sciences > HE Communications Science > Semiotics
H Social Sciences > HE Communications Science > Social Interaction
H Social Sciences > HE Communications Science > Verbal Communication
Depositing User: bambang bonk jatmiko
Date Deposited: 04 May 2023 07:44
Last Modified: 04 May 2023 07:44
URI: http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/3813

Actions (login required)

View Item View Item