Representasi Hubungan Sesama Pria Dalam Video Klip “Ternyata Kamu” Reynaldi Marcellino / Bryan Samuel / 62170026 / Pembimbing: Altobeli Lobodally

Samuel, Bryan (2021) Representasi Hubungan Sesama Pria Dalam Video Klip “Ternyata Kamu” Reynaldi Marcellino / Bryan Samuel / 62170026 / Pembimbing: Altobeli Lobodally. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.

[img] Text
awal.pdf

Download (961kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (788kB)
[img] Text
bab 2.pdf

Download (939kB)
[img] Text
bab 3.pdf

Download (685kB)
[img] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
bab 5.pdf

Download (659kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (793kB)
[img] Text
originalk.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
RESUME.pdf

Download (837kB)

Abstract

Hubungan sesama pria sudah ada disekitar kita sejak kurun waktu yang lama, dan menjadi ide kreatif yang mendatangkan keuntungan bagi industri media massa. Kehadiran mereka ditengah masyarakat yang majemuk seringkali dianggap sebagai sesuatu yang “tidak biasa” sehingga mereka seringkali mengalami penolakan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar representasi hubungan sesama pria dalam video klip “Ternyata Kamu” Reynaldi Marcellino. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Budaya Populer. Secara khusus, teori budaya populer memiliki tiga asumsi dan gagasan utama. Tema pertama adalah apa atau siapa yang menentukan budaya populer. Tema kedua adalah berkenaan dengan pengaruh komersialisasi dan industrialisasi terhadap budaya populer. Tema ketiga adalah menyangkut peran ideologis budaya populer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi semiotika Roland Barthes dengan tiga elemen analisis yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Bahan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah video klip “Ternyata Kamu” karya Reynaldi Marcellino di YouTube. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan menggunakan observasi, dokumentasi sebagai data primer dan buku-buku serta literatur elektronik sebagai data sekunder. Peneliti menemukan bahwa hubungan sesama pria dapat dimaknai sebagai hubungan yang salah dan tidak dapat diterima di mata masyarakat, hubungan sesama pria dapat digambarkan sebagai hubungan yang penuh ketertutupan, hubungan sesama pria menjalankan status yang palsu, hubungan sesama pria digambarkan dalam dua dikotomi kepemimpinan, hubungan sesama pria digambarkan bahwa kedua pihak dapat menunjukkan sisi maskulinitas, hubungan sesama pria hingga saat ini belum mendapatkan penerimaan dari masyarakat luas, hubungan sesama pria memiliki konsepsi kebahagiaannya masing-masing dan hubungan sesama pria dikategorikan dalam hubungan kaum marginal. Pembuat video klip tidak mementingkan mengenai penerimaan hubungan sesama pria atau tidak. Bagi para pembuat video klip atau clipper, ideologi yang utama adalah persembahan keuntungan bagi kaum kapitalis. Namun, orang-orang pembuat video klip “Ternyata Kamu” yang berupaya mendapatkan keuntungan tidak dapat disalahkan sepenuhnya karena konsekuensi dari industri adalah bagaimana menghasilkan keuntungan secara terus-menerus. Hubungan sesama pria dan perjuangannya hanya dianggap sebagai ide bisnis dan upaya untuk mendapatkan keuntungan semata. Reynaldi Marcellino „terjebak" dalam pola pasar dimana Reynaldi Marcellino telah terseret kedalam ideologi media massa. Ideologi media massa tidak pernah berpikir bahwa perjuangan seorang individu atau kelompok perlu didukung melainkan ideologi media massa hanya satu, yaitu keuntungan semata.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Semiotika; Gambar Hidup-Produser dan Sutradara; Broadcasting
Subjects: H Social Sciences > HE Communications Science > Broadcasting
H Social Sciences > HE Communications Science > Interpersonal Relation
N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR
H Social Sciences > HE Communications Science > Semiotics
Depositing User: bambang bonk jatmiko
Date Deposited: 10 Mar 2022 07:37
Last Modified: 10 Mar 2022 07:37
URI: http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/2979

Actions (login required)

View Item View Item