Wicaksono, Bayu (2019) Pengaruh Likuiditas Solvabilitas dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concernpada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2015-2017 / Bayu Wicaksono / 35150111 / Pembimbing : Hanif Ismail. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.
Text
cover.docx - Accepted Version Download (46kB) |
|
Text
scan pengesahan.pdf - Accepted Version Download (164kB) |
|
Text
abstrak indonesia.docx - Accepted Version Download (14kB) |
|
Text
abstrak inggris.docx - Accepted Version Download (13kB) |
|
Text
kata pengantar.docx - Accepted Version Download (15kB) |
|
Text
daftar isi.docx - Accepted Version Download (17kB) |
|
Text
bab 1.docx - Accepted Version Download (23kB) |
|
Text
bab 2.docx - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (83kB) |
|
Text
bab 3.docx - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (30kB) |
|
Text
bab 4.docx - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (37kB) |
|
Text
bab 5.docx - Accepted Version Download (14kB) |
|
Text
daftar pustaka.docx - Accepted Version Download (15kB) |
|
Text
lampiran.docx - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (55kB) |
|
Text
scan originalitas.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (294kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas, solvabilitas, dan pertumbuhan perusahaan terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Opini audit going concern adalah opini yang diberikan auditor untuk menunjukan apakah suatu perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan bisnisnya atau tidak. Auditor berperan penting sebagai perantara akan kepentingan investor dan manajemen. Opini audit going concern sangat tidak diharapkan oleh perusahaan karena dapat berdampak hilangnya kepercayaan publik terhadap citra perusahaan. Penelitian ini didasarkan pada teori agensi, yaitu didefinisikan sebagai hubungan keagenan dalam suatu kontrak, dimana satu orang atau lebih (principal) memberikan wewenang kepada pihak lainnya (agen) untuk membuat keputusan terbaik bagi principal. Masalah keagenan muncul karena kedua pihak berusaha memaksimalkan kepentingan pribadi, sehingga dibutuhkan pihak ketiga yang independen untuk dapat menilai apakah terdapat penyimpangan maupun manipulasi yang terjadi. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2015-2017. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dimana terdapat 34 sampel yang memenuhi kriteria. Data sampel diambil dari www.idx.co.id dengan melihat data laporan keuangan perusahaan. Data diuji dengan analisis statistik induktif / analisis regresi logistik yang terdiri dari menilai keseluruhan model fit, menguji kelayakan model regresi (Lemeshow’s Goodness of Fit Test), koefisien determinasi (Nagelkerke R Square), matriks klasifikasi, serta estimasi parameter dan interpretasinya. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa variabel likuiditas tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern dengan nilai sig. 0,993 dan nilai koefisien 0,09. Variabel solvabilitas berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern dengan nilai sig. 0.040 dan nilai koefisien 3,216. Variabel pertumbuhan perusahaan berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern dengan nilai sig. 0,050 dan nilai koefisien -1,136. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terbukti bahwa likuiditas, solvabilitas, dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap penerimaan opini audit going concern
Item Type: | Other |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Auditing; Akuntansi, Pemeriksaan |
Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > Accounting H Social Sciences > HG Finance H Social Sciences > HJ Public Finance |
Depositing User: | mahmud moed mahmud |
Date Deposited: | 25 Jun 2020 03:58 |
Last Modified: | 25 Jun 2020 03:58 |
URI: | http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/251 |
Actions (login required)
View Item |