Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai dan Risiko Perusahaan-Perusahaan Kontroversial versus Non Kontroversial (Studi Kasus pada Industri Berisiko yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2017) / Vincentia Lorenza / 36150417 / Pembimbing : Nunung Nuryani

Lorenza, Vincentia (2019) Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai dan Risiko Perusahaan-Perusahaan Kontroversial versus Non Kontroversial (Studi Kasus pada Industri Berisiko yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2017) / Vincentia Lorenza / 36150417 / Pembimbing : Nunung Nuryani. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.

[img] Text
1.Cover.docx - Accepted Version

Download (56kB)
[img] Text
2.Pengesahan.docx - Accepted Version

Download (23kB)
[img] Text
3.Abstrak Indonesia.docx - Accepted Version

Download (27kB)
[img] Text
4.Abstract Inggris.docx - Accepted Version

Download (24kB)
[img] Text
5.Kata Pengantar.docx - Accepted Version

Download (25kB)
[img] Text
6.Daftar Isi.docx - Accepted Version

Download (33kB)
[img] Text
10.Bab 1.docx - Accepted Version

Download (83kB)
[img] Text
11.Bab 2.docx - Accepted Version

Download (200kB)
[img] Text
12.Bab 3.docx - Accepted Version

Download (36kB)
[img] Text
13.Bab 4.docx - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (42kB)
[img] Text
14.bab 5.docx - Accepted Version

Download (23kB)
[img] Text
15.Daftar Pustaka.docx - Accepted Version

Download (35kB)
[img] Text
16.Lampiran.docx - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (294kB)
[img] Image
originalitas.jpg - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (643kB)

Abstract

Informasi laba dianggap merupakan informasi yang paling relevan dan penting bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi. Namun sejak krisis keuangan global tahun 2008, informasi laba menjadi tidak relevan sehingga informasi laba sudah tidak dapat digunakan untuk menilai ekuitas atau memprediksi kinerja operasi perusahaan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, investor mencari informasi lainnya yang dapat dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan investasinya. Salah satu informasi penting yang berperan sebagai pengganti informasi laba adalah informasi tentang tanggung jawab sosial perusahaan. Perhatian terhadap keberlanjutan usaha melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) penting bagi perusahaan-perusahaan kontroversial yang terlibat dalam bisnis utama yang berisiko. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan CSR terhadap nilai dan risiko perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga menguji perbedaaan pengaruh pengungkapan CSR terhadap nilai dan risiko perusahaan di industri kontroversial dan non kontroversial. Teori surplus bersih menyatakan bahwa ada informasi lain selain informasi laba dan nilai buku ekuitas, salah satunya adalah informasi CSR yang menjadi informasi penting dan relevan dalam pengambilan keputusan investor. Menurut teori legitimasi, kegiatan CSR yang dilegitimasi oleh masyarakat menandakan bahwa kegiatan operasional perusahaan sesuai dengan nilai-nilai sosial masyarakat di mana perusahaan beroperasi. Dengan semakin banyak kegiatan CSR yang diungkapkan perusahaan akan memberikan sinyal positif bagi investor mengenai image dan citra perusahaan yang semakin baik di mata stakeholder (teori stakeholder). Sinyal positif tersebut akan menarik investor untuk berinvestasi yang akhirnya terefleksi dalam meningkatnya nilai perusahaan dan mengurangi risiko. Penelitian ini menggunakan teknik observasi data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan untuk perusahaan-perusahaan kontroversial di industri berisiko yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2010-2017. Dengan menggunakan metode judgement sampling diperoleh sebanyak 48 perusahaan sampel. Teknik analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama dengan variabel kontrol (laba, nilai buku ekuitas, pertumbuhan perusahaan), pengungkapan CSR dapat menjelaskan nilai perusahaan dan risiko baik risiko sistematis maupun risiko spesifik, namun tidak dapat menjelaskan risiko total. Secara individual, pengungkapan CSR berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan dan risiko sistematis, namun berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko spesifik, sedangkan terhadap risiko total tidak berpengaruh. Selain itu, berdasarkan hasil pengujian Adjusted R Square menunjukkan bahwa pengungkapan CSR di industri kontroversial memiliki pengaruh lebih rendah terhadap nilai perusahaan, namun memiliki pengaruh yang lebih tinggi terhadap risiko dibandingkan industri non kontroversial. Kesimpulan penelitian ini mengindikasikan bahwa pengungkapan CSR di industri berisiko memiliki relevansi nilai dalam pengambilan keputusan investasi yang meningkatkan harga saham dan mengurangi risiko. Selain itu, penelitian ini membuktikan bahwa pengungkapan CSR lebih dapat menjelaskan risiko di industri kontroversial dibandingkan non kontroversial.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Laba; Investasi; Manajemen Risiko
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Depositing User: mahmud moed mahmud
Date Deposited: 25 Aug 2020 07:39
Last Modified: 25 Aug 2020 07:39
URI: http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/434

Actions (login required)

View Item View Item