Pengaruh Opini audit , financial distress, dan profitabilitas terhadap auditor switching dengan audit delay sebagai variabel interveninjg pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2015-2017 / yanti / 38150428 / Pembimbing : Ari Hadi Prasetyo

Yanti, Yanti (2019) Pengaruh Opini audit , financial distress, dan profitabilitas terhadap auditor switching dengan audit delay sebagai variabel interveninjg pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2015-2017 / yanti / 38150428 / Pembimbing : Ari Hadi Prasetyo. Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta.

[img] Text
Cover.docx - Accepted Version

Download (18kB)
[img] Text
scan pengesahan.pdf - Accepted Version

Download (8MB)
[img] Text
ABSTRAK.docx - Accepted Version

Download (32kB)
[img] Text
ABSTRAC.docx - Accepted Version

Download (30kB)
[img] Text
KATA PENGANTAR.docx - Accepted Version

Download (13kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.docx - Accepted Version

Download (28kB)
[img] Text
BAB I.docx - Accepted Version

Download (35kB)
[img] Text
BAB II.docx - Accepted Version

Download (89kB)
[img] Text
BAB III.docx - Accepted Version

Download (74kB)
[img] Text
BAB IV.docx - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (83kB)
[img] Text
BAB V.docx - Accepted Version

Download (13kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.docx - Accepted Version

Download (15kB)
[img] Text
Lampiran.docx - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)
[img] Text
scan originalitas.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Independensi merupakan sikap yang harus dimiliki oleh seorang auditor untuk meningkatkan keandalan dan kredibilitas laporan keuangan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor dalam mengambil suatu keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh opini audit, financial distress, dan profitabilitas terhadap auditor switching dengan audit delay sebagai variabel intervening. Auditor switching merupakan pergantian auditor atau KAP yang dilakukan oleh perusahaan. Auditor switching ada yang bersifat wajib (mandatory) dan ada yang bersifat sukarela (voluntary). Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori agensi dan teori sinyal. Teori agensi merupakan teori yang menjelaskan mengenai hubungan agensi yaitu principal dan agent. Teori sinyal merupakan teori yang menjelaskan mengenai sinyal yang diberikan kepada pihak investor dan pihak lainnya atas informasi melalui laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif, meliputi analisis statistik deskriptif, analisis regresi logistik, analisis regresi linier berganda, dan analisis jalur. Jumlah perusahaan manufaktur yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah 216 sampel selama 3 tahun pengamatan. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan pada periode 2015-2017, terdapat 87% dari sampel yang tidak melakukan pergantian auditor dan 13% dari sampel yang melakukan pergantian auditor. Hasil uji hipotesis model pertama menunjukkan bahwa nilai signifikan opini audit sebesar 0,000… lebih kecil dari α (0,05), financial distress sebesar 0,031 lebih kecil dari α (0,05), profitabilitas sebesar 0,023 lebih kecil dari α (0,05), audit delay sebesar 0,271 lebih besar dari α (0,05). Untuk hasil uji hipotesis model kedua menunjukkan bahwa nilai signifikan opini audit sebesar 0,0005 lebih kecil dari α (0,05), financial distress sebesar 0,024 lebih kecil dari α (0,05), profitabilitas sebesar 0,000… lebih kecil dari α (0,05). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pada model pertama terdapat cukup bukti opini audit berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan melakukan auditor switching, financial distress berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan melakukan auditor switching, dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan tidak melakukan auditor switching, dan tidak terdapat cukup bukti bahwa audit delay berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan melakukan auditor switching. Pada model kedua terdapat cukup bukti bahwa opini audit berpengaruh positif terhadap audit delay, financial distress berpengaruh positif terhadap audit delay, dan profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit delay. Serta tidak terdapat cukup bukti bahwa audit delay dapat menjembatani hubungan antara opini audit, financial distress, dan profitabilitas dengan auditor switching.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: Auditing; Keuangan
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HG Finance
H Social Sciences > HJ Public Finance
Depositing User: mahmud moed mahmud
Date Deposited: 25 Aug 2020 08:03
Last Modified: 25 Aug 2020 08:03
URI: http://eprints.kwikkiangie.ac.id/id/eprint/449

Actions (login required)

View Item View Item